Berita Terpopuler

Senin, 30 Agustus 2021

Seharusnya Granit Xhaka Tidak Bermain Kembali Di Arsenal !!




Mantan striker Arsenal, Kevin Campbell, mengatakan Granit Xhaka seharusnya tidak pernah bermain untuk klub itu lagi setelah perseteruannya dengan para pendukung hampir dua tahun lalu. BERITA BOLA TERUPDATE


Manajer saat itu Unai Emery terpaksa mencopot ban kapten dari lengan Xhaka setelah dia terlibat keributan dengan para pendukung The Gunners selama pertandingan melawan Crystal Palace di Emirates Stadium pada akhir Oktober 2019.


Arsenal kehilangan keunggulan dua gol dan gelandang asal Swiss itu berjalan lambat ke pinggir lapangan ketika diganti, yang menyebabkan para pendukung mencemoohnya. Dia meresponsnya dengan marah dan melepas bajunya, kemudian melemparkan ban kaptennya.


Xhaka diintegrasikan kembali ke dalam skuat Arsenal di bawah pimpinan Mikel Arteta dan manajer asal Spanyol itu lah yang memblokir kepindahan sang gelandang ke Hertha Berlin pada Januari 2020.


BACA JUGA : Paul Merson Angkat Suara Mengenai Keputusan Dari MU Rekrut Cristiano Ronaldo

Tampaknya semakin besar kemungkinan mantan pemain Borussia Monchengladbach itu akan meninggalkan London utara musim panas ini, dengan AS Roma tertarik untuk merekrutnya setelah tampil gemilang di Piala Eropa 2020.


Namun, tim Serie A tidak dapat memenuhi tuntutan The Gunners dan pemain berusia 28 tahun itu lantas memperpanjang kontraknya di Emirates Stadium hingga 2024.


Xhaka mulai merebut hati para penggemar lagi dan dipercaya mengenakan ban kapten awal musim ini saat Pierre-Emerick Aubameyang dan Alexandre Lacazette absen karena Covid-19, tetapi dia melakukan tindakan sembrono yang merugikan The Gunners selama pertandingan melawan Manchester City pada Sabtu (28/8) malam WIB.


Dia dikeluarkan dari lapangan karena tekel dua kaki kepada Joao Cancelo, mengakibatkan Arsenal kalah telak 5-0 dari pasukan Pep Guardiola dan membuat timnya menelan tiga kekalahan beruntun di Premier League musim ini.


Dan Kevin Campbell, yang berada di London utara dari 1988 hingga 1995, mengaku berada di kubu pendukung yang merasa bahwa Xhaka seharusnya tidak bermain untuk klub lagi setelah kejadian di tahun 2019.


"Saya salah satu dari mereka," kata Campbell kepada Sky Sports News. "Saya adalah salah satu orang yang mengatakan dia seharusnya tidak bermain untuk Arsenal lagi. Saya tahu ada krisis di fanbase Arsenal karena klub merekrutnya kembali.


"Sekarang, perbaikan adalah keinginan setiap penggemar. Dan ketika hal-hal seperti itu terjadi kemarin, diusir dari lapangan dalam pertandingan yang akan menjadi pertandingan yang sulit, dia adalah tanggung jawab."


Tidak ada komentar:

Posting Komentar